Diberdayakan oleh Blogger.

An Owl in A Past Life

    • Beauty Talk
    • Ayo Jalan
    • Personal
    • Jajan Asik
    • Review
    Mengatur keuangan itu sebenarnya cuma satu rahasianya: disiplin.

    Di awal-awal kerja gue 'hobi' banget jajan, beli ini-itu dan nggak mikirin nabung. Hasilnya? Tentu aja besar pasak dari pada tiang. Awalnya santai. Lama-lama ngerasa miris sendiri karena teman-teman sudah bisa beli barang impian atau pergi ke luar kota bahkan ke luar negeri, sementara gue cuma bisa diem di kamar ngeratapin gaji yang menguap gitu aja.

    Gue pun mulai googling, mencari cara mudah tapi jitu buat mengatur keuangan. Ada banyaaaak banget cara mengatur keuangan yang gue temukan. Dan nggak ada satu pun cara yang mudah karena semuanya butuh disiplin yang tinggi. Disiplin itu susah. Susah banget.

    Dari berbagai cara yang gue temukan, tiga cara inilah yang gue ambil dan berusaha gue lakukan saat ini:

    1. Rumus 4-3-2-1
    Rumus lengkapnya adalah:
    40% dari gaji dialokasikan untuk kebutuhan pokok seperti biaya makan, biaya transport, biaya listrik dan sebagainya. Pokoknya biaya yang pasti dikeluarkan dan nggak mungkin diutak-atik dalam sebulan.
    30% dari gaji dimasukkan ke tabungan. Ini yang sulit. Gue pun kadang suka ngutak-atik jatah 'nabung' ini. Hehehe...
    20% dibuat hura-hura, seperti nongkrong-ngongkrong lucu di cafe atau karaokean bareng temen-temen.
    10% untuk amal. Karena ada hak orang lain dalam gaji kita. :)

    2. Arisan
    Percaya atau nggak, arisan itu berguna banget buat orang yang suka males-malesan nabung kayak gue. Gue biasanya paling suka ngambil arisan pas urutan terakhir. Maksudnya sekalian nabung.

    3. Investasi
    Belum kepikiran untuk investasi? Nah, pas banget. Yuk mulai dipikirkan dari sekarang karena investasi itu berguna untuk kelangsungan hidup kita di masa depan. Investasi sendiri ada banyak bentuknya, mulai dari emas, tanah, saham, deposito, dan lain-lain.

    Gue pribadi lebih suka investasi emas batang atau gold bar karena menurut yang gue baca harga emas cenderung naik dan nggak mengalami inflasi. 

    Selain emas batang, gue juga lebih suka investasi perhiasan emas atau berlian. Emang sih, nilai jualnya akan turun. Tapi beli perhiasan emas tuh kayak "sekali dayung dua tiga pulau terlampaui". Nggak cuma buat investasi tapi perhiasan emas bisa bikin tampil elegan dan anggun dalam sekejap. Apalagi kalau perhiasannya seperti ini:
    image: www.orori.com

    Nah, itu dia tiga cara sukses mengatur keuangan ala gue. Sejauh ini sih lancar-lancar aja dan cukup membantu gue yang suka malas nabung ini. 
    Bagaimana dengan kamu?



    Continue Reading
    Sebagai perempuan, jujur aja gue udah ngebayangin pernikahan dari kecil. 

    Mulai dari masa di mana gue percaya 'pangeran berkuda putih' bakal hadir di hidup gue secara tiba-tiba ala cerita Disney, sampai sekarang -ketika gue berpikir cowok yang serius ngejalanin passion-nya jauh, jauuuuh, lebih seksi dibanding cowok berjas yang nunggang kuda putih.

    Seiring dengan bertambahnya usia gue, konsep pernikahan impian gue pun mengalami perubahan. Dari konsep ala (lagi-lagi) Disney yang dreamy, penuh dengan glitter dan mimpi-setiap-anak-perempuan, hingga konsep yang lebih sederhana dan sesuai gaya gue.

    Semakin dewasa gue memang lebih menginginkan konsep pernikahan yang simple. Gue nggak ingin terlalu ribet di awal, karena gue sendiri lebih excited menanti seperti apa kehidupan pernikahan gue nantinya.

    Walaupun tidak ingin terlalu ribet di awal, gue selalu percaya bahwa pernikahan harus diawali dengan sesuatu yang manis dan berkesan. Karena itulah gue ingin resepsi pernikahan gue nantinya diisi dengan 'sentuhan pribadi' gue dan calon gue itu.

    Gue ingin banget menghiasi resepsi pernikahan dengan barang-barang buatan sendiri. Bukan cuma membuat pesta pernikahan gue nantinya lebih berkesan dan unik, tetapi juga lebih menghemat biaya pernikahan.

    Misalnya membuat kartu undangan sendiri seperti ini...

    foto: pinterest

    atau membuat suvenir pernikahan seperti ini....

    foto: pinterest

    Simple tapi manis dan berkesan banget, kan, karena item tersebut dibuat sendiri dengan meluangkan waktu di tengah riweuh-nya persiapan pernikahan. Untuk cincin pernikahan pun gue menginginkan yang modelnya simple, seperti cincin pernikahan yang gue temukan di ORORI ini:

    foto: www.orori.com

    Selain cincin pernikahan di atas, gue juga suka cincin pernikahan Signa Series-nya ORORI. Model cincinnya sederhana dan ada ukiran di bagian luarnya, mirip kayak cincin di film Lord of The Ring. Kebayang deh kalau kasih ukiran message -yang cuma bisa dimengerti gue dan si calon- di cincin pernikahan dengan bahasa Elvish. Unik banget, nggak?

    Intinya sih, konsep pernikahan yang gue inginkan itu yang simple tapi gue banget. Well, gue dan pasangan gue banget. Sesuatu yang bisa bikin orang mikir, "Ah! ini sih Valine dan XXX banget!" begitu hadir di pesta pernikahan gue nanti. Sesuatu yang manis dan berkesan untuk mengawali perjalanan super seru gue dan si calon nantinya.




    Continue Reading
    Older
    Stories

    Hello, There!

    Valine Yarangga

    An introverted night owl who enjoys writing, singing, calm surroundings, and a cup of hot tea in the morning.

    More About Me

    • facebook
    • twitter
    • instagram

    Labels

    personal Ayo Jalan! review beauty talk Jajan Asik cerita di kantor cerpen

    recent posts

    Blog Archive

    • Februari 2023 (1)
    • Oktober 2021 (1)
    • Oktober 2020 (1)
    • Agustus 2020 (1)
    • April 2020 (1)
    • Maret 2020 (2)
    • Januari 2020 (1)
    • Desember 2019 (3)
    • September 2019 (1)
    • Mei 2019 (1)
    • Maret 2019 (1)
    • Februari 2019 (2)
    • Januari 2019 (2)
    • November 2018 (3)
    • Oktober 2018 (2)
    • September 2018 (1)
    • Agustus 2018 (1)
    • Juli 2018 (5)
    • Mei 2018 (1)
    • April 2018 (1)
    • Maret 2018 (5)
    • Februari 2018 (1)
    • Januari 2018 (1)
    • Desember 2017 (3)
    • November 2017 (2)
    • September 2017 (3)
    • Juli 2017 (1)
    • Mei 2017 (2)
    • April 2017 (2)
    • Maret 2017 (2)
    • Februari 2017 (1)
    • Januari 2017 (2)
    • Agustus 2016 (2)
    • Mei 2016 (2)
    • April 2016 (1)
    • Februari 2016 (1)
    • Januari 2016 (3)
    • Oktober 2015 (2)
    • September 2015 (1)
    • Juli 2015 (1)
    • Juni 2015 (2)
    • Mei 2015 (2)
    • Maret 2015 (1)
    • Oktober 2014 (2)
    • Juli 2014 (3)

    Statistic

    Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

    Back to top