Diberdayakan oleh Blogger.

An Owl in A Past Life

    • Beauty Talk
    • Ayo Jalan
    • Personal
    • Jajan Asik
    • Review

    Akhirnyaaa... sampai juga gue di masa nge-googling menu diet, resep smoothie untuk diet, dan olahraga untuk mengecilkan perut. *sigh*

    Memasuki late 20s, gue sadar banget bahwa badan gue semakin jompo. Sistem metabolisme mulai melambat -mungkin karena stress, mungkin karena umur haha- dan imun tubuh makin receh. Dikit-dikit atit, sebentar-sebentar loyo. Duh! Ini badan kenapa lembek banget. Belum lagi timbunan lemak mulai muncul di mana-mana. Tuh... liat aja perutku yang makin bundar macam bola basket. Masa kerja di e-commerce perhiasan bukannya investasi emas malah investasi lemak? Malu dong!

    Beberapa waktu yang lalu, sebenernya gue sempet nyoba rutin planking sebelum tidur selama seminggu. Baca di Pinterest sih katanya planking bisa bikin perut rata. Eh ternyata, setelah ngobrol sama salah seorang temen kantor slash UI/ UX designer handal slash anak gym slash shadow trainer di salah satu gym hits di Jakarta, katanya itu nggah ngaruh!

    Dia bilang, (setau dia) nggak ada exercise yang bisa ngecilin satu titik aja. Jadi, proses 'pengecilan' itu dimulai dari satu area di tubuh yang paling gampang kurus atau paling mudah terbakar lemaknya, baru ke titik yang pengen lo kurusin, misalnya perut. Dan olahraga nggak serta merta bikin elo kurus karena semua itu berawal dari... apa yang elo makan. Kata dia, olahraga itu ngebakar kalori dulu baru ngebakar lemak. Kira-kira gitu, deh. Lo ngerti, nggak? Kalo nggak ngerti, entar gue kenalin sama temen gue itu, deh (psst.. psst.. dese jomblo, lho!). Haha.

    Setelah dijelasin hal itu -tepat di saat gue mau beli cemilan buat snack sore-, niat dan pertahanan gue seketika runtuh. Abis itu gue nggak planking lagi. Hahaha.

    Tapi... gue berniat mengubah pola makan dulu. Bye fire wings Richeese, bye burger McD, bye French Fries 2000. Nggak bye-bye amat sih, karena gue nggak niat menghentikan konsumsi makanan-makanan 'penuh dosa' itu secara total. Harus ada cheating day-laaaah. Ya kan? Ya kan? Ya kan?

    So... doain gue, ya! Semoga keteguhan hati gue tetap terjaga dan campaign #ValineSehat2017 sukses.

    Terus dimulai kapan, Lin? 1 April.






    Semoga ini bukan halu-haluan semata. Soalnya kadang niat gue nggak sebesar perut gue. :'D

    Continue Reading

    Senin lalu, di sisa jam istirahat, gue dan teman-teman di kantor sedang asyik ngobrolin hal-hal random, tapi entah kenapa lebih bermutu dari biasanya. Mulai dari penulis buku favorit, sampai seorang fashion blogger yang memutuskan pindah ke luar negeri.

    Info itu bikin gue nyeletuk hal yang selama ini gue inginkan. "Gue juga mau deh abis nikah ambil beasiswa ke luar negeri. Nggak usah lama-lama, enam bulan atau satu tahun aja."

    Teman kantor gue lalu nanya, negara apa yang ingin gue datangi. Gue menjawab, "New Zealand. Atau negara di Eropa, tapi bukan Jerman."

    Teman gue pun bertanya lagi, "Kalau untuk tinggal lama, lo mau pindah ke mana?"

    "Hmm... Finlandia." Gue menyukai sistem pendidikan di sana. Jadi, jika harus tinggal di luar negeri bersama keluarga dalam waktu yang lama, tentu Finlandia jadi negara nomor satu yang akan gue pilih.

    Teman gue menanggapi sambil tertawa kecil, "Aneh-aneh aja ya mau lo." Gue pun ikut tertawa cengengesan sama halu-haluan kita di siang hari itu.

    But I think that's what a dream should be: terlihat aneh dan kayak nggak mungkin. Makanya namanya... mimpi!

    Continue Reading
    Rasanya bisa nulis 'bebas' di sela-sela jam kerja itu... luar biasa. Kayak habis buka puasa hehe.

    Anyway, tiba-tiba aja gue pengen nulis satu hal yang sebenernya agak nggak penting, tapi pengen gue share aja gitu. Dan pas banget, waktunya ada. Atau sengaja diada-adain.

    Sebagai penyuka drama Korea (yes, judge me!), salah satu hal yang gue perhatikan selain jalan cerita dan -of course- outfit mereka yang kece adalah soundtrack-nya. Jadi, menurut gue soundtrack drama Korea tuh enak-enak banget. Tapi, dari sekian banyak soundtrack, ada 3 lagu yang menurut gue pas, klik, ngena banget sama dramanya. Dan pastinya, beda sama soundtrack drama Korea kebanyakan.


    #3 Spring I Love You - Big Baby Driver


    Kalau kalian pernah nonton drama ahjussi-ahjussi kece yang berjudul "A Gentleman's Dignity", kalian pasti pernah denger lagu ini. Bagi gue, lagu ini rasanya adeeeem banget. Pas banget jadi pengiring drama yang mature kayak A Gentleman's Dignity. Mature di sini maksudnya bukan dipenuhi -ehm- adegan dewasa, ya. Tapi konflik dan solusi yang ditampilkan di drama ini tuh bener-bener layaknya orang dewasa.

    Begitu denger lagu ini, mata gue juga jadi terbuka. Awalnya sih agak-agak skeptis dengan lagu-lagu Korea, eh ternyata ada yang bagus kayak gini musiknya dan aku sukaaaa. Sejak ngedenger lagu ini pun gue jadi sedikit membuka diri sama lagu-lagu Korea yang ternyata emang banyak yang enak. Gue penyuka 2NE1, FYI. :D


    #2 Winter is Coming - Han Soo Ji



    Drama Korea yang baru abis di awal tahun 2017 ini emang nggak cuma bagus dari segi cerita, setting drama, dan acting pemerannya aja, tapi juga punya dikemas dengan soundtrack yang keren-keren menurut gue. Salah satunya adalah Winter is Coming yang dibawain sama Han Soo Ji ini. Kalian mesti mendengarkan sendiri buat merasakan efek magis lagu ini. Bagi gue, lagu ini cocok banget menjadi soundtrack drama Korea bergenre fantasi yang manis, melankolis, tapi juga suram, seperti Goblin.

    Sebenernya, selain Winter is Coming, masih ada soundtrack Goblin yang gue suka, yaitu Round and Round. Lagi-lagi yang nyanyi adalah Han Soo Ji, juga Heize. Suara Han Soo Ji tuh emang angelic banget, ya. Suka!

    #1 Auditory Hallucination - Jang Jae In ft. NaShow



    Big applause buat soundtrack yang satu ini. Ketika gue menonton Kill Me, Heal Me dan mendengar soundtrack ini, gue langsung merinding. Kok bisa, sih, ada soundtrack yang 'nyatu' banget sama dramanya? Lagu ini sangat, sangat, sangat sukses memberikan rasa sedih, kelam, dan suram yang ingin ditampilkan oleh dramanya.

    Bahkan, saat gue dengerin terpisah dari dramanya, gue masih bisa merasakan betapa kelam dan suramnya lagu ini. 

    Itu tiga soundtrack drama Korea yang membekas banget buat gue. Kalian punya nggak soundtrack drama Korea favorit? Share ke gue, dong! :D




    Continue Reading
    Newer
    Stories
    Older
    Stories

    Hello, There!

    Valine Yarangga

    An introverted night owl who enjoys writing, singing, calm surroundings, and a cup of hot tea in the morning.

    More About Me

    • facebook
    • twitter
    • instagram

    Labels

    personal Ayo Jalan! review beauty talk Jajan Asik cerita di kantor cerpen

    recent posts

    Blog Archive

    • Februari 2023 (1)
    • Oktober 2021 (1)
    • Oktober 2020 (1)
    • Agustus 2020 (1)
    • April 2020 (1)
    • Maret 2020 (2)
    • Januari 2020 (1)
    • Desember 2019 (3)
    • September 2019 (1)
    • Mei 2019 (1)
    • Maret 2019 (1)
    • Februari 2019 (2)
    • Januari 2019 (2)
    • November 2018 (3)
    • Oktober 2018 (2)
    • September 2018 (1)
    • Agustus 2018 (1)
    • Juli 2018 (5)
    • Mei 2018 (1)
    • April 2018 (1)
    • Maret 2018 (5)
    • Februari 2018 (1)
    • Januari 2018 (1)
    • Desember 2017 (3)
    • November 2017 (2)
    • September 2017 (3)
    • Juli 2017 (1)
    • Mei 2017 (2)
    • April 2017 (2)
    • Maret 2017 (2)
    • Februari 2017 (1)
    • Januari 2017 (2)
    • Agustus 2016 (2)
    • Mei 2016 (2)
    • April 2016 (1)
    • Februari 2016 (1)
    • Januari 2016 (3)
    • Oktober 2015 (2)
    • September 2015 (1)
    • Juli 2015 (1)
    • Juni 2015 (2)
    • Mei 2015 (2)
    • Maret 2015 (1)
    • Oktober 2014 (2)
    • Juli 2014 (3)

    Statistic

    Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

    Back to top