Diberdayakan oleh Blogger.

An Owl in A Past Life

    • Beauty Talk
    • Ayo Jalan
    • Personal
    • Jajan Asik
    • Review
    Gue masih ingat rasanya pertama kali bekerja di kantor gue yang sekarang. Sebagai mantan jurnalis televisi dan copywriter di media cetak, tentu aja bekerja di dunia digital adalah hal yang baru buat gue. Kayak belajar dari awal banget, deh.

    Karena gue bekerja di e-commerce perhiasan pertama di Indonesia, tentu aja yang gue pelajarin bukan cuma sekedar apa itu SEO, gimana baca Facebook insight, atau membuat content marketing yang efektif. Ada hal yang harus gue pelajari mati-matian, yaitu dunia perhiasan.

    Ceritanya lagi support event kantor. Loyal banget, nggak? Boss, naik gaji dong, Boss :D

    Percaya deh, perhiasan tuh nggak cuma sekedar masalah kadar emas atau mahalnya harga berlian. It's waaaay more than that! Selama beberapa bulan pertama, gue harus baca tentang seluk beluk perhiasan, batu berlian, batu permata dan sebagainya dengan sumber yang kebanyakan dalam bahasa Inggris. Tentu aja gue harus mencari sendiri sumber-sumber tersebut.

    Sekarang, udah kebayang belum babak belurnya gue saat menulis edukasi berlian atau artikel mengenai perhiasan untuk website kantor gue?

    Makanya, saat satu tahun yang lalu tiba-tiba muncul toko perhiasan online lain (sebut saja V) yang menjiplak semua konten di website kantor gue, hatiku rasanya kayak diparut! Pedih, Bu, pedih. Hasil kerja keras dua tahun tiba-tiba dijiplak seenak jidat aja gitu.

    Bukan cuma kontennya aja, tapi dari desainnya pun ditiru habis-habisan! *tepuk tangan, lalu menangis di pelukan (poster) Song Joong Ki*

    Bukan cuma gue aja yang panas saat itu, belasan orang yang ikut membangun website kantor ikut gerah dan heran. Kok ada sih orang yang segitu nggak tahu malunya menjiplak hasil kerja orang habis-habisan?

    ADA, LIN! *tunjuk V&...*

    Kita sempat menghubungi agency yang membuat website plagiat tersebut, tapi dari mereka nggak ada niat baik.

    Akhirnya kita memilih untuk nggak ambil pusing. Sampai sekarang, mereka masih terus mencontek apa yang kita kerjakan. Dari style foto Instagram, sampai font yang dipakai untuk promo banner.

    Setahun berlalu dan e-commerce perhiasan pun mulai bermunculan. Lagi-lagi, konten dan desain web kantor gue dijiplak oleh salah satu brand perhiasan offline yang mulai merambah ke dunia digital.

    Kali ini gue cuma bisa ketawa. Sedih sih, tapi sedikit.

    Kenapa?

    Karena gue justru bangga. Ketika karya kita dijiplak olah beberapa orang, itu berarti kita ada di depan mereka. Makanya yang mereka lihat hanya kita. Wajar, kan, kalau gue dan teman-teman gue boleh berbangga hati? Ge-eran banget nggak anaknya? Haha.

    Tapi...

    Kalo gue jadi mereka, gue nggak akan jiplak sepenuhnya. Modifikasi sedikitlah, Cyin! Kasih bumbu dikit gitu biar makin lezat rasanya. :D



    Continue Reading

    Akhirnyaaa... sampai juga gue di masa nge-googling menu diet, resep smoothie untuk diet, dan olahraga untuk mengecilkan perut. *sigh*

    Memasuki late 20s, gue sadar banget bahwa badan gue semakin jompo. Sistem metabolisme mulai melambat -mungkin karena stress, mungkin karena umur haha- dan imun tubuh makin receh. Dikit-dikit atit, sebentar-sebentar loyo. Duh! Ini badan kenapa lembek banget. Belum lagi timbunan lemak mulai muncul di mana-mana. Tuh... liat aja perutku yang makin bundar macam bola basket. Masa kerja di e-commerce perhiasan bukannya investasi emas malah investasi lemak? Malu dong!

    Beberapa waktu yang lalu, sebenernya gue sempet nyoba rutin planking sebelum tidur selama seminggu. Baca di Pinterest sih katanya planking bisa bikin perut rata. Eh ternyata, setelah ngobrol sama salah seorang temen kantor slash UI/ UX designer handal slash anak gym slash shadow trainer di salah satu gym hits di Jakarta, katanya itu nggah ngaruh!

    Dia bilang, (setau dia) nggak ada exercise yang bisa ngecilin satu titik aja. Jadi, proses 'pengecilan' itu dimulai dari satu area di tubuh yang paling gampang kurus atau paling mudah terbakar lemaknya, baru ke titik yang pengen lo kurusin, misalnya perut. Dan olahraga nggak serta merta bikin elo kurus karena semua itu berawal dari... apa yang elo makan. Kata dia, olahraga itu ngebakar kalori dulu baru ngebakar lemak. Kira-kira gitu, deh. Lo ngerti, nggak? Kalo nggak ngerti, entar gue kenalin sama temen gue itu, deh (psst.. psst.. dese jomblo, lho!). Haha.

    Setelah dijelasin hal itu -tepat di saat gue mau beli cemilan buat snack sore-, niat dan pertahanan gue seketika runtuh. Abis itu gue nggak planking lagi. Hahaha.

    Tapi... gue berniat mengubah pola makan dulu. Bye fire wings Richeese, bye burger McD, bye French Fries 2000. Nggak bye-bye amat sih, karena gue nggak niat menghentikan konsumsi makanan-makanan 'penuh dosa' itu secara total. Harus ada cheating day-laaaah. Ya kan? Ya kan? Ya kan?

    So... doain gue, ya! Semoga keteguhan hati gue tetap terjaga dan campaign #ValineSehat2017 sukses.

    Terus dimulai kapan, Lin? 1 April.






    Semoga ini bukan halu-haluan semata. Soalnya kadang niat gue nggak sebesar perut gue. :'D

    Continue Reading

    Senin lalu, di sisa jam istirahat, gue dan teman-teman di kantor sedang asyik ngobrolin hal-hal random, tapi entah kenapa lebih bermutu dari biasanya. Mulai dari penulis buku favorit, sampai seorang fashion blogger yang memutuskan pindah ke luar negeri.

    Info itu bikin gue nyeletuk hal yang selama ini gue inginkan. "Gue juga mau deh abis nikah ambil beasiswa ke luar negeri. Nggak usah lama-lama, enam bulan atau satu tahun aja."

    Teman kantor gue lalu nanya, negara apa yang ingin gue datangi. Gue menjawab, "New Zealand. Atau negara di Eropa, tapi bukan Jerman."

    Teman gue pun bertanya lagi, "Kalau untuk tinggal lama, lo mau pindah ke mana?"

    "Hmm... Finlandia." Gue menyukai sistem pendidikan di sana. Jadi, jika harus tinggal di luar negeri bersama keluarga dalam waktu yang lama, tentu Finlandia jadi negara nomor satu yang akan gue pilih.

    Teman gue menanggapi sambil tertawa kecil, "Aneh-aneh aja ya mau lo." Gue pun ikut tertawa cengengesan sama halu-haluan kita di siang hari itu.

    But I think that's what a dream should be: terlihat aneh dan kayak nggak mungkin. Makanya namanya... mimpi!

    Continue Reading
    Newer
    Stories
    Older
    Stories

    Hello, There!

    Valine Yarangga

    An introverted night owl who enjoys writing, singing, calm surroundings, and a cup of hot tea in the morning.

    More About Me

    • facebook
    • twitter
    • instagram

    Labels

    personal Ayo Jalan! review beauty talk Jajan Asik cerita di kantor cerpen

    recent posts

    Blog Archive

    • Februari 2023 (1)
    • Oktober 2021 (1)
    • Oktober 2020 (1)
    • Agustus 2020 (1)
    • April 2020 (1)
    • Maret 2020 (2)
    • Januari 2020 (1)
    • Desember 2019 (3)
    • September 2019 (1)
    • Mei 2019 (1)
    • Maret 2019 (1)
    • Februari 2019 (2)
    • Januari 2019 (2)
    • November 2018 (3)
    • Oktober 2018 (2)
    • September 2018 (1)
    • Agustus 2018 (1)
    • Juli 2018 (5)
    • Mei 2018 (1)
    • April 2018 (1)
    • Maret 2018 (5)
    • Februari 2018 (1)
    • Januari 2018 (1)
    • Desember 2017 (3)
    • November 2017 (2)
    • September 2017 (3)
    • Juli 2017 (1)
    • Mei 2017 (2)
    • April 2017 (2)
    • Maret 2017 (2)
    • Februari 2017 (1)
    • Januari 2017 (2)
    • Agustus 2016 (2)
    • Mei 2016 (2)
    • April 2016 (1)
    • Februari 2016 (1)
    • Januari 2016 (3)
    • Oktober 2015 (2)
    • September 2015 (1)
    • Juli 2015 (1)
    • Juni 2015 (2)
    • Mei 2015 (2)
    • Maret 2015 (1)
    • Oktober 2014 (2)
    • Juli 2014 (3)

    Statistic

    Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

    Back to top